Blog Toko
Temukan event, kabar terbaru, dan promosi terbaru di sini!
Nov 17, 2020
Waktu terbaik untuk Eksfoliasi Wajah sesuai jenis kulit

Eksfoliasi wajah cara sederhana dan mudah untuk menjaga kesehatan kulit. Eksfoliasi bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang berada di permukaan wajah. Tidak pada perempuan saja, eksfoliasi juga perlu dilakukan oleh laki-laki.

Metode pengangkatan sel kulit mati ini memberikan efek bersih dan bersinar pada kulit, eksfoliasi tak bisa dilakukan sembarangan. Ada waktu terbaik untuk melakukan eksfoliasi.


Waktu terbaik untuk melakukan eksfoliasi kulit wajah

Ingin memastikan kulit bersih setiap saat, bukan berarti eksfoliasi harus dilakukan setiap hari. 

Tahukah Anda bahwa setiap orang menghasilkan sekitar 500 juta sel kulit mati setiap harinya. Sel kulit mati ini dapat menumpuk dari hari ke hari. Maka, di sinilah pentingnya membersihkan wajah secara rutin, serta melakukan eksfoliasi berkala.

Proses eksfoliasi bermanfaat untuk mengurangi kulit kusam dan memperbaiki kondisi kulit, misalnya pada kulit berjerawat. 

Meskipun memiliki dampak positif untuk kesehatan kulit, eksfoliasi jangan dilakukan secara berlebihan. Waktu eksfoliasi tergantung dari jenis kulit Anda.

Setiap individu memiliki jenis kulit yang berbeda, seperti kulit kering atau sensitif, berminyak dan berjerawat, kulit kombinasi, serta mature skin. Keempat jenis kulit ini membutuhkan waktu eksfoliasi yang berbeda.


1. Kulit kering atau sensitif

Waktu eksfoliasi tipe kulit kering atau kulit sensitif setidaknya 1-2 kali per minggu. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan produk eksfoliasi yang keras dapat mengiritasi kulit.

Menurut ahli estetika, Elena Duque, tipe kulit wajah sensitif membutuhkan produk eksfoliasi yang mengandung asam glikolat. Selain itu, pilih produk eksfoliasi kimiawi yang mengandung moisturizer dan diformulasikan untuk kulit sensitif.

2. Kulit berminyak atau berjerawat

Eksfoliasi untuk tipe wajah berminyak atau berjerawat dilakukan 2-3 kali seminggu. Pilihan produk yang disarankan adalah eksfoliasi kimiawi dengan kandungan asam salisilat. Kandungan tersebut dapat menyerap minyak, sehingga mengurangi sebum pada wajah.

Menurut Elena Duque, beta hydroxy acid (BHA) menjadi opsi lain untuk mengangkat produksi minyak berlebih pada wajah yang menyumbat pori-pori. 

3. Kulit kombinasi

Kulit kombinasi adalah tipe kulit yang berminyak atau berjerawat, sekaligus kering atau sensitif. Perawatan eksfoliasi wajah yang direkomendasikan untuk tipe kulit ini adalah dua sampai tiga kali per minggu.

Anda masih dapat menggunakan jenis eksfoliasi fisik atau kimawi, misalnya scrub, produk dengan kandungan asam, atau enzim tertentu. 

4. Mature skin

Mature skin didefinisikan sebagai kondisi kulit dengan tekstur yang sedikit berkeriput. Kondisi ini disebabkan ketika kulit mengalami penuaan. Untuk Anda yang memiliki mature skin, eksfoliasi kulit wajah dapat dilakukan dua kali per minggu dengan menggunakan eksfoliasi kimiawi.

Anda bisa mencari produk eksfoliator yang mengandung asam hidroksi alfa (AHA). Kandungan tersebut banyak dicari karena sifatnya yang anti-penuaandengan cara kerja mengencangkan kulit.


Hal yang perlu diingat saat eksfoliasi kulit wajah

Mencintai kulit wajah, bukan berarti Anda setiap hari memberikan perhatian ekstra. Segalanya tergantung dari kondisi dan tipe kulit wajah. Terlalu berlebihan eksfoliasi dapat mengiritasi kulit wajah.

Mengutip Healthline, seorang dermatologis bernama dr. Viseslav Tonkovic-Capin, mengatakan bahwa eksfoliasi tidak seharusnya membuat kulit terlihat mengelupas dan kemerahan. Hal ini terjadi ketika kulit wajah mengalami gesekan yang tidak seharusnya. Kondisi kulit iritasi ini bisa memicu infeksi dan eksim.

Sementara itu, jika kulit wajah jarang dieksfoliasi, akan terjadi penumpukan sel kulit mati. Ini bisa membuat kulit terlihat kusam, kasar, dan por-pori tersumbat. 

Maka itu, kenali kulit wajah Anda, sehingga Anda bisa secara tepat melakukan jadwal dan cara untuk mengeksfoliasinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.


Sumber artikel : hallosehat.com

Link : https://hellosehat.com/hidup-sehat/seberapa-sering-eksfoliasi-wajah/#gref

Produk yang Diulas :
Exfoliating Strawberry Gel
Exfoilating Apple Green Gel
Oct 20, 2020
Penyebab Krim Malam Kurang Maksimal

Penyebab Krim Malam Kurang Maksimal


Perawatan kulit di malam hari penting untuk dilakukan, terutama saat kita tidur. Sepanjang malam, tubuh nggak mendapatkan asupan air yang cukup lama. Hal ini membuat sel kulit menjadi kering dan mengerut. Belum lagi jika kamu menggunakan AC ataupun kipas angin sepanjang tidurmu. Selain itu, malam hari adalah waktu di mana tubuh melakukan regenerasi, termasuk kulit wajah. Jika kulit terlalu kering, maka proses regenerasi kulit bisa terhambat.


Di sinilah peran krim malam dibutuhkan untuk menutrisi dan menjaga kulit wajah tetap lembap. Krim malam mengandung nutrisi dan antioksidan yang lebih tinggi ketimbang krim siang hari. Penggunaan krim malam saat kulit sedang beristirahat di malam hari akan memudahkan krim meresap ke dalam kulit. Namun, kamu nggak bisa asal memakai krim malamnya saja, kamu juga perlu memerhatikan hal-hal di bawah ini agar kerja krim malam lebih maksimal.

Oct 20, 2020
Lima Langkah Mudah Merawat Kulit Wajah

Cuci muka dengan benar

Yakin cara cuci muka Anda selama ini sudah benar? Hati-hati. Cara yang keliru malah bisa membuat kulit wajah tambah kusam dan berminyak, juga bermasalah


Pakai toner, serum, dan pelembap

Segera lanjut dengan mengusapkan toner ketika kondisi kulit masih terasa lembap, tidak basah menetes tapi juga belum kering total. Hal ini dapat membantu kandungan toner meresap lebih maksimal ke dalam kulit. Pilihlah toner yang sesuai dengan jenis kulit wajah serta target masalah yang ingin dibasmi. Usahakan jangan pilih toner yang mengandung alkohol, ya!


Pakai tabir surya

Memakai tabir surya adalah prinsip perawatan wajah rutin yang sama sekali tidak boleh terlewatkan. Paparan sinar UV matahari bisa menyebabkan kulit wajah jadi cepat keriput dan muncul garis halus, serta muncul bintik-bintik hitam di kulit. Selain itu, radiasi sinar matahari bisa meningkatkan risiko Anda terkena kanker kulit.


Makan makanan sehat

Makan makanan sehat seperti sayuran hijau, buah, biji-bijian, dan makan daging tanpa lemak juga bisa menjadi cara perawatan wajah dari dalam.


Kelola stres

Terlalu stres tidak baik untuk kesehatan kulit wajah Anda. Stres bisa bikin kulit lebih sensitif, sehingga jerawat dan masalah kulit lainnya jadi gampang bermunculan.

Untuk menghindari stres berlebih, baiknya mulai cari cara mengendalikan emosi Anda. Contohnya dengan cara meditasi, olahraga, dan tidur yang cukup.